Bangka-- Pendistribusian program bantuan konversi pompa air BBM ke BBG untuk petani sasaran di Kab.Bangka tahun 2023 dimulai pada hari ini. Titik pendistribusian berada di gudang Bapak Edi Desa Petaling Banjar. (Jumat, 13/10/23)
Hari pertama ini sebanyak 100 paket akan dibagikan kepada petani. Selaras dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kab.Bangka (Syarli Nopriansyah) menyampaikan bahwa pendistribusian konversi pompa air dari BBM ke BBG akan berlangsung selama delapan hari. Hari pertama sebanyak 100 paket : Desa Zed 70 paket dan Desa Petaling 30 paket. Pendidtribusian akan terus berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Adapun berkas yang harus dilampirkan petani calon penerima bantuan adalah KTP, KK dan Kartu Tani serta berkas pendukung lainnya. PT. Pratiwi Putri Sulung sebagai konsultan peyedia dan pabrikan yang diwakili (Akhmad Khairil Hidayat) menyampaikan terkait apa saja yang didapatkan petani penerima bantuan.
"Terkait hal tersebut, petani akan memperoleh mesin pompa air, tabung gas 3 kg, selang hisap, selang buang, oli dua botol, kunci busi, konkit, selang, regulator, manual book dan kartu garansi. Jadi pada saat pengambilan mesin kami pastikan semua item sudah diterima petani"
Proses pendistribusian ini diikuti dengan sosialisasi dari Kementerian ESDM, konsultan penyedia dan pabrikan PT. Pratiwi Putri Sulung, Teknisi Honda, PT. Pertamina Bangka dan KSO-SCI-KKU selaku Konsultan Pengawas.
Hal ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman cara mengoperasikan mesin pompa air dengan BBG, perawatan serta peruntukkan penggunaannya sehingga manfaat dari program ini menyasar secara tepat dan dapat dirasakan optimal oleh petani dalam usahataninya. Terutama dalam hal efektifitas dan efisiensi mesin tersebut.